Sosial

9 Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar

9 Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar

Disini kita akan membahas tentang 9 Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar, Bagaimana langkah menanggulangi siswa yang malas belajar?

Bapak atau ibu guru mungkin sering sekali berfikir dan selalu terniang dibenak bapak /ibu guru ,bagaimana Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar yang tepat agar siswa tidak lagi malas belajar ?

Sebelum kita bahas mengenai Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar sebaiknya kita cari dulu apa penyebab siswa tersebut malas untuk belajar ,kalau penyebabnya sudah ketemu lebih mudah kita untuk mencari solusinya ,silahkan simak sampai habis tulisan 9 Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar semoga bisa diterapkan nantinnya .

Mengatasi Siswa Malas Belajar

1. Beban sekolah
Bayangkan saja kalau didalam sehari siswa dihadapkan lebih dari 5 mata pelajaran berbeda. Belum ulang kalau tiap-tiap mata pelajaran mengimbuhkan tugas dan ujian, pasti bakal terlampau melelahkan. Hal ini bisa mengakibatkan turunnya impuls belajar siswa. Solusinya, coba memperhitungkan baik-baik sebelum akan mengimbuhkan tugas ke siswa. Buatlah tugas yang inovatif untuk siswa sehingga bisa berpikir gawat dan kreatif. Tujuan utama tugas adalah melatih kapabilitas siswa, bukan menambah beban siswa. Kalau hingga terlampau banyak beban, siswa bakal letih, jenuh, dan bisa mempengaruhi keadaan kesehatannya. Bapak/Ibu tidak mendambakan hal tersebut berlangsung kan?

2. Cara mengajar
Coba evaluasi ulang, bagaimana bersama dengan langkah pengajaran yang Bapak/Ibu terapkan sepanjang ini kepada siswa. Apa telah sesuai atau belum. Jangan jenuh untuk mengupas ulang apa yang kudu diperbaharui dan diperbaiki.

3. Minat

Malas termasuk bisa dipicu karena siswa kurang gemar terhadap lebih dari satu pelajaran tertentu. Nah, di sinilah peran Bapak/Ibu untuk mengarahkan siswa untuk jelas minat dan bakatnya. Jika menonjol terhadap bidang tertentu, dukung dan terus beri impuls sehingga siswa lebih percaya diri mengembangkan dirinya. Untuk hal ini, kudu hukumnya untuk beranggap terbuka ya. Ingat, tidak semua siswa berminat terhadap mata pelajaran akademis lho. Namun, jangan lupa dapat dukungan bersama dengan mata pelajaran yang kurang disukai. Semangati bersama dengan “Coba dulu, pelan-pelan pasti bisa.”

4. Masalah pribadi
Jangan pernah jenuh untuk mengenali siswa secara personal. Karakter siswa terbentuk pertama kali sejak dari rumah. Jika siswa malas, maka kudu ditelusuri apakah ada kasus khusus yang mengakibatkan siswa berperilaku demikian. Misalnya kasus atau tekanan dari orangtua dan saudara kandung. Orang di rumah kudu mempunyai komunikasi yang berhubungan baik bersama dengan siswa. Selain itu, peer kelompok termasuk turut berpengaruh terhadap pertumbuhan karakter. Kalau dikelilingi orang-orang inspiratif dan rajin, siswa pun bakal turut terbawa arus positif, begitu termasuk sebaliknya.

5. Tidak ada yang jadi panutan

Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, guru profesional adalah yang bisa jadi contoh bagi siswanya. Nah, siswa pasti perlu panutan sehingga ia termotivasi. Pancing siswa sehingga menceritakan siapa tokoh idolanya. Jika siswa bingung, maka Bapak/Ibu bisa coba mengenalkan bersama dengan tokoh-tokoh inspiratif yang bakal memacu impuls belajar mereka.

Mengatasi Siswa Malas Belajar

Mengatasi Siswa Malas Belajar

Bapak/Ibu kudu berikan pengarahan serta kesadaran bahwa rajin itu hal positif yang kudu dijadikan kebiasaan. Cara paling ampuh untuk mengembangkan potensi diri adalah belajar. Tidak hanya teori, namun dibarengi bersama dengan praktik karena merupakan kebutuhan tiap-tiap manusia. Coba beri impuls bersama dengan menyebutkan “Lihat anak-anak di jalanan sana. Mereka mendambakan belajar seperti kalian, namun tidak memungkinkan karena kudu mendukung orangtua mencari uang. Seharusnya mereka bisa turut belajar dan bermain bersama dengan teman sepantarannya seperti kalian.”

6. Cara penyampaian
Well, kemungkinan secara tidak jelas Bapak/Ibu pernah mengucapkan kalimat yang mengakibatkan siswa tidak nyaman. Jika tidak nyaman, maka rasa malas bakal menghantui. Apa pun yang hendak dibicarakan terhadap siswa, sebaiknya tidak mengintimidasi atau merendahkan diri siswa. Ucapkanlah selamanya kalimat positif meski didalam keadaan marah sekali pun. Hindari amarah yang menggebu-gebu, bahkan hingga memakai kekasaran ya.

7. Belum menemukan langkah belajar yang tepat

Cara belajar tiap-tiap orang berbeda-beda, termasuk siswa. Ada yang ringan jelas bersama dengan mendengar, memandang gambar, membaca, dan sebagainya. Rasa malas bisa termasuk terlihat karena siswa belajar bersama dengan metode yang kurang sesuai bersama dengan kemampuannya menyerap ilmu. Penting sekali untuk mengedukasi siswa berkenaan pentingnya mengenal diri masing-masing. Kalau siswa jelas metode belajar seperti apa yang mengakibatkan mereka ringan mencerna pelajaran, pasti semua nya jadi lebih mudah. Bapak/Ibu hanya kudu mendampingi sambil terus mendukung.

8. Pacaran

Maraknya pacaran di kalangan pelajar, bahkan di usia SD mengakibatkan hal ini jadi semacam tren. Fenomena ini sungguh disayangkan. Waktu yang mestinya bisa dialokasikan untuk belajar, terpakai untuk chat dan telephone bersama dengan sang pacar. Sebaiknya jangan dilarang, karena umumnya semakin dilarang, justru semakin menjadi. Dalam hal ini, Bapak/Ibu bisa mengontrol sehingga siswa masih didalam batas sewajarnya. Dengan demikian, siswa bisa mengelola waktu, mana yang untuk belajar, mana untuk senang-senang.

9. Fasilitas berlebih

Orangtua memfasilitasi anak bersama dengan beraneka macam kenyamanan. Hal ini dimaksudkan sehingga si anak tidak kudu repot lakukan beraneka aktivitasnya. Well, tidak keliru mengimbuhkan fasilitas, asal jelas langkah mengelolanya. Jangan hingga karena terbuai fasiltas, siswa tambah jadi malas berusaha karena jadi biasa ringan memperoleh apa-apa. Misalnya diberikan gadget bagus dan mahal. Selain digunakan untuk hiburan, ada baiknya kalau dimanfaatkan termasuk untuk belajar. Sekarang telah ada latihan soal dan aplikasi belajar online yang bisa memudahkan siswa belajar di mana dan kapan saja. Guru di era kini, telah kudu melek teknologi termasuk dong.

demikianlah artikel mengenai 9 Cara Mengatasi Siswa Malas Belajar Bapak/Ibu Guru harus berkoordinasi bersama dengan pihak orangtua siswa sehingga semua berlangsung lancar. Jika siswa berhasil melawan rasa malasnya, jangan ragu untuk berikan apresiasi kepadanya. Happy teaching, good teacher!

Please ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *