Nasional

Artikel Cinta Tanah Air dan Bela Negara

Artikel Cinta Tanah Air dan Bela Negara

Artikel Cinta Tanah Air Cinta Indonesia berasal dari Tanah Kita Indonesia adalah sebuah Negara agraris yang berkepulauan berasal dari sabang sampai merauke. Dari kuantitas pulau yang beribu-ribu, jarak ratusan apalagi jutaan mil yang membentang beragam kekayaan.

Kekayaan alam, budaya, satwa, dan manusia tentunya. Apa benar 72 tahun Indonesia merdeka ? . Saat ribuan orang yang mampu bicara masih memprotes darn ribuan alam yang diam menderita, dan juga ribuan rencana besar yang kadang hanya jadi slogan. Artikel Cinta Tanah Air

Artikel Cinta Tanah Air . Bagaimana kami mampu menciptakan perubahan itulah yang selamanya di gadang. Coba bayangkan kecuali hanya satu orang yang berada pada pagelaran sendratari Ramayana,, apa mampu satu orang memerankan banyak cii-ciri secara seiring ? tentu tidak. Lalu apa yang mampu kami jalankan untuk Negara kami Indonesia ?

Ingat kami membawa daerah berpijak yang kadang terlupa oleh keinginan menggembara di Negara orang lain. Disinilah di mana kami hendak memuali cinta, memulai tumbuh dan hidup untuk mampu berkompetisi bersama dunia yang katanya memang benar-benar keras.

Jika di ladang sendiri dipuja orang lain dan sebabkan iri bangsa tetangga mengapa kami tak kudu bangga dan berlomba-lomba untuk meninggalkanya untuk bangsa asing. Apa keliru ? tentu benar pernytaan tersebut.

Saat Indonesia bakal merdeka semua pejuang mati-matian mengumpulakan massa membangun bneteng kuat yang mampu digunakan untuk berlindung, meskipun akhirnya darah dan keringat mereka terhitung jadi semen untuk benteng-benteng yang berpondasi impuls kebebasan dan kemerdekaan, tetapi adanya faham Go Internasional yang kuat pengaruhi langkah pandang yang merupakan alat utama pemilihan nasib seseorang jadi boomerang bagi kami sendiri. Sudah berhasil selanjutnya tergiur bersama kehidupan diluar negeri itulah kenyataanya.

Artikel Cinta Tanah Air

artikel cinta tanah air
“Bangsa yang kaya potensi seakan lemah karena lumpuhnya pemerintahan yang berlangsung “ apa benar seperti itu ? kenapa kami hanya memberi tambahan beban jutaan jiwa dan jutaan mil lokasi laut dan darat pada stu gedung orang yang biasa kami caci maki ? “ well done is better than well said ‘ Benyamin Franklin “ dikerjakan bersama baik jauh lebih baik daripada dikatakan bersama baik.

Jika kami sadar dan senang membuka cermin dan menyaksikan bersama jelasa satu persatu , tentu banyak berasal dari didalam diri kami yang mampu kami perbaiki kecuali terkandung kekurangan dan mengunakan apa yang mampu bermanfaat bagi orang lain.

Kita hidup di tanah air yang di mana terkandung banyak rutinitas yang berkembang , banyak system yang berlangsung didalam masyarakat. Banyak petuah orangtua yang kadang kami lupakan. Sebagai generasi yang muda kami di tempa dan di godok agar membawa ilmu yang banyak dan segudang untuk bekal capai cita-cita kita.

Agar tidak serupa bersama langkah pikir orange-orang terdahulu, selanjutnya apa peranan para eteran yang membawa nadi didalam histori perjuangan? Indonesia Negara pancasial bersama banyak keragaman tetapi selamanya satu “Bhineka Tunggal Ika “ ada yang baik kami ambil dan ada yang keliru kami buang. Sebenarnya ini adalah kasus pas penggunaanya dan masa penjajahan membawa trick berjuang cocok bersama masa itu, dan saat ini kami terhitung kudu membawa trick tempur sesui masa yang sedang kami hadapi.

Indonesia slalu di puja-puja bakal nusantara yang elok dan indah. Jawa, Kalimantan, sumatera, Bali, Papua, Sulawesi dst. Bangun Indonesia berasal dari daerah mu berpijak, satu tindakan nyata mampu menyelamatkan Negara kami berasal dari penjajahan bangsa lain.

Dari korupsi kolusi dan nepotisme akut yang berkepanjangan, berasal dari kesenjangan hokum si kaya dan si miskin, berasal dari ethical bejat dan tak senonoh yang diidolakan. Bukankah baik meninggalkan bekas baik meskipun setitik karena setitik kejahatan hitam mampu menodai putihnya kertas kosong yang tentu bakal diamati karena keburukanya. Kita kudu senang dan mampu meninggalkan bekas kebaikan agar anak kami menirukan perihal yang sama.

Artikel Cinta Tanah Air dan Bela Negara Tanahku adalah tanahmu dan kami membawa bagian didalam tegaknya tiang yang menyangga beban bangsa yang kami jadikan kewjiban untuk dikerjakan tanpa pamrih dan imbalan.

Please ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *